Hallo teman – teman akhirnya Admin bisa upload artikel lagi setelah sekian lama ngak upload artikel ke blog, nah pada artikel kali ini Admin akan membahas mengenai Overload pada pemerograman java, bagaimana cara kerja Overload ? bagaimana cara penggunaan dalam program? Daripada bertanya tanya terus mending langsung bahas saja ok 🙂
Pengertian Overload
Kita lihat dulu pengertian overload apa itu overload. Overload adalah sebuah fungsi atau method yang memiliki nama sama dengan parameter berbeda beda.
Ciri ciri overload :
- Memiliki nama sama
- Memiliki parameter berbeda beda
- Inti fungsi atau method pada setiap parameter sama
Langsung saja lihat contoh programnya
import java.util.Scanner;
public class MainClass {
public static int perkalian(int a,int b){
int hasilKali = a*b;
return hasilKali;
}
public static double perkalian(int a,double b){
double hasilKali = a*b;
return hasilKali;
}
public static double perkalian(double a,int b){
double hasilKali = a*b;
return hasilKali;
}
public static double perkalian(double a,double b){
double hasilKali = a*b;
return hasilKali;
}
public static void main(String[] args) {
int tangkap = perkalian(100,3.2);
System.out.println(tangkap);
}
}

Dari contoh diatas terlihat bahwa setiap metod atau fungsi memiliki nama yang sama dan juga pada setiap parameter dimethod tersebut berbeda-beda  saat pemanggilan method pada main class int tangkap = perkalian(100,3.2);  kita dapat juga mengisi nilai dengan tipe Integer ataupun double sesuai tipe data yang kita implementasikan pada setiap parameter yang kita buat.
Cara kerja dari metode Overload biasanya digunakan untuk memperingas atau menyerderhanakan sebuah program agar program terlihat rapi dan mudah untuk dibaca.
Contoh
public class java {
public static void main(String[] args){
int hasilInteger;
hasilInteger = jumlahhan(10,26);
angka(hasilInteger);
float hasilFloat;
hasilFloat= jumlahhan(10.5f,28);
angka(hasilFloat);
hasilFloat = jumlahhan(89,12f);
angka(hasilFloat);
hasilFloat = jumlahhan(89,12f,182);
angka(hasilFloat);
angka(10);
angka(10.5f);
angka(16.4d);
angka(19);
}
private static float jumlahhan(int angka2,float angkaFloat,int angka3){
return angkaFloat + angka2 + angka3;
}
private static float jumlahhan(int angka2,float angkaFloat){
return angkaFloat + angka2;
}
private static float jumlahhan(float angkaFloat,int angka2){
return angkaFloat + angka2;
}
private static int jumlahhan(int angka,int angka2){
return angka + angka2;
}
private static void angka(double angkaDouble){
System.out.println("ini adalah angka double = " + angkaDouble);
}
private static void angka(float angkaFloat){
System.out.println("ini adalah angka float = " + angkaFloat);
}
private static void angka(int Integer){
System.out.println("ini adalah angka integer = " + Integer);
}
}
Contoh ke 2 diatas juga terlihat jelas perilaku dari overload memiliki nama sama, memiliki parameter yang berbeda
Apa selanjutnya